Kamis, 12 November 2009

Cara Install Mikrotik ROuter Os

Cara Install Mikrotik ROuter Os

Hem… mikrotik mendengar namanya mungkin udah gak asing lagi, banyak orang-orang sudah menggunakannya, namun buat yang masih newbie mungkin sedikit aneh apa seh itu mikrotik? ok Saya akan sedikit jelaskan, mikrotik adalah sebuah produk dari sebuah perusahaan IT, yang memproduksi software untuk membuat router yang handal dan tangguh serta lengkap dengan filtur-filtur selayaknya router, juga memproduksi hardware seperti wireless radio dan ethernet card. Pada kesempatan kali saya akan memberikan langkah-langkah install mikrotik router Os pada sebuah PC

  1. Booting komputer dengan first boot device CD-ROM

  2. Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan

  3. Ketik “ i “ setelah selesai memilih software, lalu akan menu pilihan seperti ini :
  • Do you want to keep old configuration ? [y/n]ketikY

  • Continue ? [y/n]ketikY

Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi sendiri

  1. Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk merestart system, tekan enter untuk merestart system

  2. Setelah computer booting kembali ke system mikrotik, akan ada pilihan untuk melakukan check system disk, tekan “ y “

  3. Setelah itu akan muncul menu login:
  • user=admin

  • password=(kosong enter saja)
  1. Untuk software license tekan “ y “ . Lalu enter beberapa kali sampai muncul prompt untuk command line

Selesai sudah cara install Mikrotik Router Os pada PC anda setelah itu anda tingal konfigurasi systemnya agar menjadi router yang tangguh dan handal

membangun jaringan LAN

MEMBANGUN JARINGAN LOKAL LAN

Komponen utama jaringan lokal LAN

Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer? Jawabannya jelas, komputer. Tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? Ada dua macam, perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang dimaksud di sini mencakup
network interface card (NIC),
hub,
switch dan bridge,
router,
kabel
perangkat lunak OS

Perangkat lunak yang jelas dibutuhkan adalah sistem operasi jaringan. Tulisan untuk pemula ini bertujuan menjelaskan apa dan bagaimana masing-masing perangkat keras yang telah disebutkan di atas.

Sebagai gambaran awal, Anda bisa melihat diagram yang melengkapi tulisan ini untuk mengetahui posisi setiap komponen. Komponen standar sebuah jaringan sederhana adalah Network interface card, hub dan kabel. Dengan ketiga komponen ini, Anda sudah bisa membuat suatu jaringan komputer !

Network Interace Card

Network interface card adalah kartu — maksudnya papan elektronik — yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Saat Anda membeli komputer, Anda bisa menanyakan penjualnya apakah pada komputer sudah dipasangkan NIC. Jika belum Anda bisa meminta penjualnya untuk memasangkan, atau Anda bisa membelinya dan memasangnya sendiri.

Ada banyak macam kartu jaringan. Ada tiga hal yang harus Anda perhatikan dari suatu NIC
tipe kartu,
jenis protokol
tipe kabel yang didukungnya.

Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI dan ISA. Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. Slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan kosong oleh pembuat komputer agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer Anda dengan menambahkan beberapa kartu — misalnya, kartu suara (untuk membuat komputer “bersuara bagus”), kartu video (untuk membuat tampilan layar komputer lebih bagus), kartu SCSI (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan perangkat berbasis SCSI), atau network interface card (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Ada dua tipe slot yang banyak dijumpai pada komputer-komputer yang beredar di pasaran, yaitu slot PCI dan slot ISA. Jika Anda membuka kotak (casing) komputer Anda, di bagian belakang Anda bisa melihat ada dua deret slot. Slot PCI biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dibandingkan slot PCI. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi. Di pasaran, biasanya harga kartu berbasis PCI lebih mahal.

Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah Ethernet dan Fast Ethernet. Ada beberapa protokol lain, tetapi kurang populer, yaitu Token Ring, FDDI, dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps, sedangkan Fast Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps. Jika memilih untuk menggunakan protokol Ethernet, Anda harus membeli kartu Ethernet. Demikian juga jika Anda telah memilih Fast Ethernet. Namun saat ini juga ada kartu combo yang mendukung Ethernet maupun Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang digunakan pada jaringan. Jika saat ini Anda memilih menggunakan Ethernet, tetapi Anda telah merencanakan untuk suatu saat nanti memerlukan kecepatan transfer yang lebih tinggi — sehingga memerlukan Fast Ethernet tak salah jika Anda memilih kartu combo. Dari sisi harga, kartu Ethernet saat ini boleh dibilang sudah sangat murah.

Dari sisi kabel, ada beberapa tipe kabel yang digunakan banyak orang, yaitu:
UTP (unshielded twisted pair),
coaxial,
fiber optik.

Yang paling banyak dipilih orang adalah UTP, karena murah, kemampuannya memadai dan pemasangannya cenderung lebih mudah. Kabel coaxial (mirip dengan kabel televisi) dulu banyak digunakan orang, tetapi saat ini boleh dibilang sudah hampir tak dilirik. Fiber optik merupakan kabel paling mahal (dari sisi instalasi maupun harga per meter), tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data paling bagus. Pemasangan kabel fiber optik paling rumit, karena itu mahal.

Dalam memilih NIC, Anda harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang telah/akan Anda pasang. Port/colokan untuk kabel UTP berbentuk mirip dengan kabel telepon tetapi sedikit lebih besar, port ini dikenal sebagai RJ-45. Ada beberapa kartu yang mendukung dua atau lebih tipe kabel. Namun jika Anda hanya akan menggunakan satu tipe kabel, pilihlah kartu yang mendukung satu tipe kabel saja karena harganya akan jauh lebih murah.

Satu hal lagi, jika Anda menggunakan komputer portabel (notebook), untuk berkoneksi ke jaringan Anda menggunakan kartu PCMCIA. Bentuk kartu ini mirip kartu kredit, tetapi sedikit tebal. Kartu ini dimasukkan ke port PCMCIA yang ada pada setiap notebook. Jika untuk komputer desktop sudah tersedia banyak pilihan kartu untuk protokol Fast Ethernet, untuk PCMCIA pilihan mereknya masih sedikit sehingga harganya sangat mahal. Jika pada komputer desktop tidak ada kartu kombinasi antara kartu jaringan dengan kartu modem, pada PCMCIA kombinasi ini justru menjadi salah satu favorit. Dengan kombinasi ini, Anda menghemat penggunaan slot PCMCIA dengan hanya menggunakan satu slot untuk dua kegunaan: modem dan jaringan. Saat ini hampir semua NIC yang beredar di pasaran sudah mendukung Plug-n-Play (NIC secara otomatis dikonfigurasi tanpa intervensi pengguna), tetapi ada baiknya Anda pastikan bahwa NIC yang Anda beli memang mendukung PnP.

Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
3com
accton
dlink

Kabel

Kabel merupakan komponen penting dalam jaringan. Kabellah yang membuat data bisa mengalir di jaringan — kecuali jika Anda menggunakan jaringan tanpa kabel (wireless). Jangan sampai Anda memilih kabel berkualitas jelek, walaupun harganya murah. Ada beberapa alasan untuk hal ini, di antaranya adalah:
Investasi untuk kabel biasanya hanya dilakukan sekali pada saat awal instalasi jaringan.
Kabel jaringan cenderung disembunyikan di balik dinding atau di bawah lantai. Jika Anda menggunakan kabel bermutu rendah dan suatu saat ditemukan ada masalah pada kabel, maka usaha untuk membongkar dan memasang kembali kabel akan jauh lebih mahal dibandingkan harga yang Anda bayar untuk mendapatkan kabel kualitas bagus yang tak merepotkan.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, ada tiga jenis kabel yang dikenal orang. Jenis kabel yang banyak dipilih orang — terutama untuk jaringan kecil — saat ini adalah UTP. Beberapa perusahaan/lembaga yang cukup kaya memang cenderung memilih kabel fiber optik, karena dukungan untuk pengembangan ke depan yang lebih bagus. Ada pula beberapa pengguna yang hanya menggunakan kabel fiber optik untuk backbone dan menggunakan UTP pada segmen-segmen jaringannya.

Namun memilih UTP mungkin paling masuk akal jika jaringan Anda tak terlalu besar — ingat masih banyak komponen lain yang perlu Anda beli. Dari sisi pemasangan, UTP bisa dibilang paling tak merepotkan, Anda bisa memasangnya sendiri dengan hanya sedikit pengalaman. Jadi jika sekarang Anda sedang bersiap membangun jaringan, rasanya pilihan paling tepat adalah menggunakan kabel UTP. Kabel fiber optik akan lebih masuk akal jika digunakan pada backbone, nanti jika jaringan Anda sudah semakin besar dan ban banyak segmen yang harus saling terhubung.

Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
Lucent
Belden
amp

Hub

Secara sederhana, hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub memiliki 4 - 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Sebagian hub — terutama dari generasi yang lebih baru — bisa ditumpuk (stackable) untuk mendukung jumlah port yang lebih banyak. Jumlah tumpukan maksimal bergantung dari merek hub, rata-rata mencapai 5 - 8. Hub yang bisa ditumpuk biasanya pada bagian belakangnya terdapat 2 port untuk menghubungkan antar hub.

Dari sisi pengelolaan ada dua jenis hub, yaitu
manageable hub
unmanageable hub.

Manageable hub adalah hub yang bisa dikelola melalui software biasanya menggunakan browser IE — sedangkan unmanageable hub tak bisa. Satu hal yang perlu diingat, hub hanya memungkinkan pengguna untuk berbagi (share) jalur yang sama. Kumpulan hub yang membentuk jaringan hub disebut sebagai “shared Ethernet.” Pada jaringan terbagi seperti itu, setiap anggota hanya akan mendapatkan persentase tertentu dari bandwidth jaringan yang ada. Misalkan hub yang digunakan adalah Ethernet 10Mbps dan pada jaringan tersebut tersambung 10 komputer, maka secara kasar jika semua komputer secara bersama mengirimkan data, bandwidth rata-rata yang bisa digunakan oleh masing-masing anggota jaringan tersebut hanyalah 1Mbps. Nah bagaimana pula jika penggunanya hanya sendirian ?

Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub — namanya repeater. Sesuai namanya, repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh.

Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
3com hub office connect
cisco catalyst
allied telesyn
nexus

Bridge & Switch

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.

Switch yang dimaksud di sini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu :
cut-through
store-and-forward.

Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan. Switch store-and-forward, kebalikannya, menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. Waktu yang diperlukan untuk memeriksa satu paket memakan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tak mengganggu jaringan. Dengan teknologi terbaru, kecepatan switch store-and-forward ditingkatkan sehingga mendekati kecepatan switch cut-through. Di pasaran Anda juga bisa memilih switch hibrid yang menggabungkan arsitektur cut-through dan store-and-forward.

Dengan switch, Anda mendapatkan keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada “shared network.” Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling terhubung disebut “collapsed backbone.” Saat ini banyak orang memilih menggunakan jaringan Ethernet 10Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100Mbps pada koneksi ke server. Untuk keperluan ini digunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa (4-24) port 10Mbps untuk koneksi ke komputer klien dan 1 port 100Mbps ke komputer server.

Product sejenis ini adalah:
3comm superstack, corebuilder
cisco catalyst
dlink

Router

Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Anda mungkin bingung dengan definisi di atas, tetapi untuk mudah diingat, Anda menggunakan router ketika akan menghubungkan jaringan komputer ke jaringan lain. Jaringan ini bisa berupa jaringan pribadi (LAN/WAN) atau jaringan publik (Internet).

instalasi linux suse

INSTALASI LINUX SUSE

INSTALASI LINUX SUSE



Bagi anda yang ingin berpindah Operating system / migrasi Op.Sys. komputer anda dari system windows ke Op. system Open Source ( linux ) anda bisa mencoba Linux Open SuSe 10.2, berikut tutorial cara penginstallannya:

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan CD / DVD installer Linux Open SuSe 10.2 kemudian lakukanlah setting pada BIOS komputer anda untuk melakukan booting dari CD-ROM / DVD-ROM, kemudian masukan CD linux Open SuSe 10.2 lalu lakukan booting cd dan tunggu sebentar sampai proses booting berhasil, maka akan keluar Menu Installasi Linux Open SuSe 10.2 …..

Langkah Kedua ikuti petunjuk penginstallan, pada Menu pilihlah Installation, kemudian pilih bahasa yang digunakan lalu tekan tombol Next, pada menu check media pilih Next, pada menu Licence Agreement pilih Yes, I Agree kemudian pilih Next, pada menu instalation Mode pilih New Instalation, pada menu Clock and Time zone pilih Region dan time zone yang sesuai lalu cocokan dengan tangal sekarang (time & Date), pada menu Desktop Selection anda bisa memilih Gnome atau KDE (saya sarankan memilih KDE supaya lebih mudah) lalu tekan Next, pada menu Instalation Settings pilih tombol change kemudian pilih Base Partition Setup on this Proposal lalu Next, jika anda sudah terinstall windows maka akan diperlihatkan partisi yang ada beserta partisi linux yang akan diinstall maka akan tercipta dual booting (windows & OpenSuse 10.2) pada menu awal GRUB selanjutnya tekan accept, tekan accept lagi, kemudian pilih tombol install pada menu confirm installation, tunggulah sampai instalation selesai dan masukan cd sesuai dengan permintaan pada saat instalation, setelah selesai instalasi selanjutnya akan diminta password untuk root (root dalam linux adalah Super User atau administrator) berikan password dan confirm lagi password lalu tekan Next, kemudian pada menu Hostname dan Domain Name diisi sesuai kebutuhan anda lalu tekan Next, pada menu Network Configuration click Next, pada menu Test internet Conection pilih saja no, skip this test lalu tekan Next, pada mennu User Authentication Method pilih Local(/etc/passwd) lalu Next, kemudian akan diminta memasukan login untuk user pada menu new local user lalu isikan nama dan password kemudian click Next, akan masuk ke menu Hardware configuration lalu tekan Next, dan tunggulah sampai terlihat menu Installation Completed lalu tekan tombol Finish…

Selesai …Linux Open Suse anda sudah bisa digunakan ,jika anda sudah menginstall windows Xp sebelumnya maka pada saat memulai komputer akan tampil menu GRUB dan anda bisa memilih pilihan menggunakan Windows XP atau Linux Open SuSe 10.2 anda….

mudah bukan cara Instalasinya…???

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

instalasi dual booting XP dan Ubuntu 7.04 for dekstop

kita telah belajar menginstall Ubuntu pada system tunggal dimana hanya terdapat sebuah system, namun di artikel kali ini (karena permintaan teman-teman) saya akan memandu anda untuk meninstall Ubuntu di system yang sudah ada windows XP. Sebelum beranjak tolong perhatikan perlengkapanya antara lain:

system Windows XP

Partition Magic

CD Ubuntu Fiesty

CDROM

Mata yang jeli, hati yang tenang (thanx buat Allah yang telah menciptakan)

kopi dan cemilan atau rokok bagi perokok

dan hal-hal lainya yang tidak bertentangan dengan UUD 45

Oke, setelah semua terpenuhi, lanjut bro……


The Show Must Go On

Pertama tama anda harus menginstall Partition Magic atau software sejenis guna memudahkan pemartisian kita. Jika sudah buka program tersebut, kalo di kompiku tampilanya kaya gini:

clip_image002_0000.jpg

Ingat bila anda belum mempunyai partisi kosong (gambar hitam) maka segera buat… kalo udah maka buat partisi-partisi Linux dengan cara klik kanan area hitam, hingga muncul seperti gambar dibawah dan pilih crate

clip_image003_0000.jpg

Atur konfigurasi dari partisi tersebut, di asumsikan saya akan membuat beberapa partisi di linux dintaranya:

/ (root)

/boot

/home

/var

/tmp

Swap area

Maka buatlah seperti gambar di bawah ini

clip_image004_0000.jpg

Gambar diatas untuk partisi /boot

clip_image005_0000.jpg
Gambar diatas untuk swap area

clip_image006_0000.jpg

Gambar diatas untuk / (root)

clip_image007_0000.jpg

Gambar diatas untuk /var

clip_image008_0000.jpg

Gambar diatas untuk /tmp

clip_image009_0000.jpg

Gambar diatas untuk /home, perlu di ingat bahwasanya anda untuk partisinya tidak harus sama seperti di atas dalam artian di Linx kita boleh memberdakan titik mount di setiap partisi yang berbeda, namun sebenarnya Linux hanya membutuhkan partisi swap dan root karena direktory (titik mount) /home, /var, /boot, /tmp secara default akan dijadikan satu dengan root. Dan karena saya suka untuk membedakan titik mount di setiap partisi yang berbeda maka konfigurasinya seperti di atas, hal ini saya lakukan karena saya melihatnya dari faktor maintenancenya biar lebih aman untuk memisahkan dokumen (/home) dan file dari yang berubah-ubah (/var) agar kalau system rusak maka tidak akan memberi efek ke partisi yang lain… tapi terserah anda itulah enaknya Linux

Jika sudah maka illustasi dari partisi hardisk akan nampak sebagai berikut

clip_image011_0000.jpg

Kemudian klik aplly di pojok kiri bawah, atau gambarnya seperti di bawah ini

clip_image012_0000.jpg

Apabila sudah apply sudah di klik maka akan muncul jendela peringatan sebagaimana gambar di bawah ini:

clip_image013_0000.jpg

Gambar diatas menunjukkan bahwa ada 12 oprasi yang akan di lakukan, apabila anda sudah mantap dengan konfigurasi partisi yang telah kita konfogurasi tadi maka klik yes untuk melakukan penulisan partisi ke harddisk, kemudian akan muncul akan gambar di bawah ini dan jangan di ganggu.

clip_image014_0000.jpg

Tunggu ya… sabar ya… minum dulu kopinya

clip_image015_0000.jpg

Kalau jendela progress menunjukkan gambar diatas maka proses penulisan sudah selesai dan siap untuk di install ubuntu. Keluarlah dari windows xp dan restart komputer anda

The Freedom is come

Selamat, anda telah membuat harddisk anda layak pakai

Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2

clip_image017_0000.jpg

Kemudian simpan konfigurasinya

clip_image019_0000.jpg

Kemudian reboot ulang, dan kalau anda berhasil megkonfigurasikan BIOS dengan benar maka sysem akan membooting via CDROM sehingga tampilan awal dari Ubuntu adalah sebagai berikut

clip_image021_0000.jpg

Tampilan yang ramah ini berbeda dengan tampilan Ubuntu sebelumnya dimana ada tambahan pada edisi kali ini yaitu Install with driver Update CD. Perlu diketahui anda dapat memilih bahasa inggris pada tampilan ini ke Bahasa Indonesia. Namun kalau saya biarkan saja, menurut s’to dalam buku Fedora Core nya alasan s’to memilih Bahasa Inggris karena “teknologi datang dengan bahasa inggris”. Oke ini adalah tampilan desktop Ubuntu Fiesty yang baru…..!!!!

clip_image023_0000.jpg

Untuk menginstall klik install hingga tampilan desktop seperti di bawah ini

clip_image025_0000.jpg

Pilih bahasa yang anda gunakan, kalo saya bahasa inggris sajalah….. and then clik forward

clip_image027_0000.jpg

Oke pilih zona waktu kita, kita gunakan Jakarta saja

clip_image029_0000.jpg

Pilih keyboard anda, keyboard yang ada di Indonesia kebanyakan adalan US English

clip_image031_0000.jpg

Lha ini yang paling sulit…… sabar ya… tunggu ya…

clip_image033_00001.jpg

Pada tampilan kali ini kita di pilih untuk menentukan mount pointnya dan pilihan-pilihan yang lain, hati-hati banyak yang keliru dalam hal ini yang menyebabkan data system windows rusak. Kita lihat bahwasanya partisi windows di /dev/hda1 telah termount di /media/hda1 jangan beri tanda check format!!! Oke pilih /dev/hda5 dan pilih edit

clip_image034_0000.jpg

Ada tiga baris yaitu New partition (sebaiknya jangan dirubah), Use as, Mount point. Untuk partisi ini saya memberikanya ke /boot. Dan lakukan untuk partisi yang lainya sama seperti langkah diatas hingga tampilanya aka muncul sebagai berikut

clip_image036_0000.jpg

Oke klik fordward

clip_image038_0000.jpg

Inilah kelebihan Ubuntu Fiesty, kita dapat mengimpor dokumen, settingan pada user kita di Windows. Pilih settingan yang akan di expor dan isikan usernya serta klik next

clip_image040_0000.jpg

Isikan lagi username secara detail dan passwordnya dan nama host komputer anda dan klik fordward

clip_image042_0000.jpg

Inilah hasil konfigurasi kita tadi, bila anda sudah yakin 100% klik install (Konfigurasi kali ini kita tidak mengganggu windows xp kita tadim jadi jangan kawatir data kita safe)

clip_image044_0000.jpg

Bila muncul tampilan desktop kaya gini maka instalasi telah usai dan untuk mencicipi hasil racikan kita kita diminta Restart System kita……

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More